Rabu, 20 September 2017

Mantapnya Ukhuwah Islamiyah dalam Lomba Gemerlap Kampung Hias Muharram

Bulan baru dalam kalender Hijriyah, yaitu bulan Muharram selalu identik dengan momen-momen perubahan yang lebih islami. Bulan Muharram menjadi salah satu penanda bergantinya tahun baru Islam. Dalam rangka menyambut Tahun baru Islam 1 Muharam 1439 Hijrah yang bertepatan dengan tanggal 21 September 2017 pemerintah Kabupaten Lamongan mengadakan serangkaian kegiatan yang bernama  Lamongan Muharram Festival (LMF).


Gelaran Lamongan Muharram Festival (LMF) 1439 H disemarakkan dengan berbagai event dan kegiatan. Mulai dari yang monumental, syiar agama, hingga yang bersifak edukasi. Hal yang sedikit berbeda dengan gelaran sebelumnya, LMF kali ini juga menggelar lomba kampung terindah yang diberi nama Lomba Gemerlap Kampung Hias Muharram. Penilaian lomba yang diikuti desa se Kabupaten Lamongan ini akan dilaksanakan mulai 11 hingga 18 September 2017.



Sebagai salah satu desa yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan, masyarakat Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah juga mengikuti lomba Gemerlap Kampung Hias Muharram. Keikutsertaan masyarakat Desa Pucangro ini selain untuk memeriahkan pagelaran Lamongan Muharram Festival, juga dimaksudkan untuk menumbuhkan kembangkan rasa cinta kebersihan dan keindahan lingkungan, mengembangkan semangat gotong royong antar warga masyarakat dan juga membangun nilai-nilai ajaran Islam yang tidak bertentangan dengan 4 pilar kebangsaan demi terwujudnya kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Salah satu sudut desa Pucangro pada malam hari
Pada hari Senin tanggal 18 September 2017, sekitar pukul 11.00 WIB Rombongan dewan juri Lomba Gemerlap Kampung Hias Muharram telah datang ke Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan. Rombongan juri yang berasal dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lamongan ini disambut oleh segenap aparat Pemerintahan Desa Pucangro, Bhabinkamtibmas Kecamatan Kalitengah, BPD, Ibu-ibu PKK dan para ketua RT di Balai Desa.

Perangkat Desa Pucangro beserta Bhabinkamtibmas Kalitengah

Ibu-ibu PKK 

Di Balai Desa, tim juri disambut dengan lantunan sholawatan dari grup Tanjidor Desa Pucangro pimpinan Bapak H. Ma'ruf. Pertemuan dan penjurian lomba kampung muharram kemudian diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Pucangro yang juga memaparkan kondisi masyarakat dan lingkungan di Desa Pucangro. Acara kemudian dilanjutkan dengan sedikit tanya jawab serta kunjungan keliling kampung, melihat kondisi riel lingkungan Desa.



Tim juri yang ditemani oleh segenap jajaran perangkat Desa dan juga ibu-ibu PKK berkeliling ke segenap penjuru wilayah Desa Pucangro. Hampir semua wilayah RT di lihat dan dinilai oleh para Dewan Juri. Setelah berkeliling, tim juri kemudian berpamitan pulang dan melakukan penjurian di wilayah desa lainnya.

Tim juri berkeliling desa didampingi Kepala Desa dan perangkat 
Persiapan mengikuti Lomba Gemerlap Kampung Hias Muharram terbilang mendadak. Para Ketua RT yang menjadi tombak utama pelayanan masyarakat baru mengetahui adanya lomba ini seminggu sebelum hari H. Namun berkat kepemimpinan yang baik dari Kepala Desa Zuli Kasmawanto yang didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat, adanya lomba yang mendadak tidak jadi persoalan yang berarti. Kebiasaan masyarakat Desa Pucangro yang selalu hidup bersih dan menjaga lingkungan sekitarnya membuat keikutsertaan masyarakat seakan tanpa beban.


Para Ketua RT Desa Pucangro 
BPD Desa Pucangro 
Syukur Alhamdulillah dengan banyaknya keterbatasan dan mepetnya persiapan, proses penjurian berjalan dengan baik dan penuh keakraban. Ini merupakan acara untuk menciptakan spirit bagi seluruh komponen masyarakat Lamongan untuk menuju Masyarakat yang beriman, berdaya dan bermartabat.


Pada hari rabu 20 September 2017, hasil penjurian telah diumumkan. Puji syukur kehadiran Allah SWT Desa Pucangro berhasil menjadi juara pertama sekaligus juara umum lomba Gemerlap Kampung Hias Muharram 1439 H. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa masyarakat Desa Pucangro telah berhasil dalam hal kebersamaan dalam keberagaman, keindahan lingkungan dan semangat ukhuwah Islamiyah.



Bukan piala dan predikat juara yang ingin dicapai, namun lebih daripada itu, Melalui Gebyar Kampung Hias Festival Muharram bisa kita jadikan sebagai refleksi dan pacuan untuk Pucangro yang lebih baik dan sejahtera. Dengan semangat bulan Hijriyah, Ukhuwah Islamiyah masyarakat Desa Pucangro makin kuat.