Dalam rangka peningkatan perekonomian dan pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Desa Pucangro yang didukung penuh oleh BPD melaksanakan pelatihan kewirausahaan masyarakat. Pelatihan ini adalah salah satu program penjabaran dari Dana Desa bidang pemberdayaan masyarakat.
Baca post sebelumnya Pelatihan untuk pelaku usaha
Berbeda dengan pelatihan-pelatihan sebelumnya, pelatihan wirausaha kali ini dilakukan di PUSAT PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN SAMPOERNA atau yang disingkat dengan PPK Sampoerna. Lokasinya berada di Dusun Betiting Barat RT.10 RW 05 Desa Gunting Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
PPK Sampoerna sendiri berada dilahan seluas 27 Ha dengan berbagai fasilitas yang pendukung kegiatan pengembangan kewirausahaan, seperti : ruang pelatihan, ruang pertemuan, laboratorium kultur jaringan, area peternakan – perikanan dan lahan penelitian, serta penginapan. PPK Sampoerna ini dibangun untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah bidang agribisnis dan teknologi kejuruan tepat guna untuk seluruh lapisan masyarakat sehingga sangat sesuai dengan tujuan dari adanya pelatihan.
Baca pula : Upaya Menghidupkan Dana Desa Dengan Dana Desa
Pada hari Rabu tanggal 7 Desember 2016, Bapak-bapak kelompok tani Hargo Mulyo Desa Pucangro sudah melaksanakan pelatihan di tempat ini. Disusul kemudian pada hari Rabu 14 Desember 2016, ibu-ibu PKK dan ibu-ibu pelaku usaha juga melaksanakan pelatihan di tempat ini juga. Bidang pelatihan dari Bapak-bapak petani dan ibu-ibu ini tentu berbeda. Jika Bapak-bapak Petani mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru di bidang pertanian modern yang lebih ramah lingkungan, Ibu-ibu mendapatkan pelatihan dan ilmu bidang usaha rumahan yang prospeknya menguntungkan yakni pembuatan pentol bakso dan nugget dari ikan.
Sebelum duduk manis mendengarkan materi pelatihan, para peserta diajak berkeliling ke area-area penunjang pelatihan dan percontohan pertanian terpadu yang berada di dalam lingkup PPK Sampoerna. Disana terdapat banyak tanaman hijau nan asri dan teduh sehingga membuat siapapun betah berlama-lama mengelilingi areanya.
Meskipun area tanah PKK Sampoerna cukup luas, namun disana juga ada perkebunan sistem vertikultur, dimana tanaman ditanam tanpa menggunakan tanah. Tanaman sayur seperti sawi, tomat, cabe dan tanaman lain ditanam di dalam bambu dan paralon besar yang sedikit diberi media tanam. Sayuran-sayuran tersebut dapat tumbuh subur. Metode ini cocok digunakan oleh petani yang mempunyai lahan tanah terbatas.
PKK Sampoerna juga memiliki Kandang Sapi yang didalamnya terdapat sapi-sapi gemuk dan besar, Sapi-sapi tersebut digunakan untuk pelatihan penggemukan sapi, dan kotorannya dibuat untuk pupuk kandang serta biogas. Terdapat pula Area UFT (urine Fermentation Technology) yang digunakan untuk mengolah pupuk.
Ada pula Tempat Pengolahan pakan ternak, yang didalamnya terdapat bahan-bahan pakan berbasis local seperti Jagung giling, Tongkol jagung, ampas kecap, mineral mix, kapur pertanian, garam, kulit kopi dan lain-lain.
Para peserta pelatihan dari Desa Pucangro juga diajak berkeliling di area perikanan darat. Di sana terdapat kolam-kolam kecil yang berisi berbagai ikan. Masing-masing kolam hanya ada satu jenis ikan saja. Ikan belut juga dikembangkan biakkan disana. Perikanan yang diusahakan disana dikelola secara terpadu dan tanpa pestisida/bahan kimia sehingga ramah lingkungan.
Setelah puas berkeliling, kegiatan dilanjutkan dengan materi di dalam ruangan dan praktek langsung pembuatan produk yang dikehendaki. Sistem pelatihan yang ada di PPK Sampoerna dikembangkan berdasarkan konsep Sistem pertanian Terpadu (Integerated Farming System) dan Sistem Kejuruan Tepat guna (Vocational Traning System) sehingga mudah dipahami dan dimengerti.
Video tentang pelatihan selengkapnya dapat dilihat disini :
Baca post sebelumnya Pelatihan untuk pelaku usaha
Berbeda dengan pelatihan-pelatihan sebelumnya, pelatihan wirausaha kali ini dilakukan di PUSAT PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN SAMPOERNA atau yang disingkat dengan PPK Sampoerna. Lokasinya berada di Dusun Betiting Barat RT.10 RW 05 Desa Gunting Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
PPK Sampoerna sendiri berada dilahan seluas 27 Ha dengan berbagai fasilitas yang pendukung kegiatan pengembangan kewirausahaan, seperti : ruang pelatihan, ruang pertemuan, laboratorium kultur jaringan, area peternakan – perikanan dan lahan penelitian, serta penginapan. PPK Sampoerna ini dibangun untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah bidang agribisnis dan teknologi kejuruan tepat guna untuk seluruh lapisan masyarakat sehingga sangat sesuai dengan tujuan dari adanya pelatihan.
Baca pula : Upaya Menghidupkan Dana Desa Dengan Dana Desa
Pada hari Rabu tanggal 7 Desember 2016, Bapak-bapak kelompok tani Hargo Mulyo Desa Pucangro sudah melaksanakan pelatihan di tempat ini. Disusul kemudian pada hari Rabu 14 Desember 2016, ibu-ibu PKK dan ibu-ibu pelaku usaha juga melaksanakan pelatihan di tempat ini juga. Bidang pelatihan dari Bapak-bapak petani dan ibu-ibu ini tentu berbeda. Jika Bapak-bapak Petani mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru di bidang pertanian modern yang lebih ramah lingkungan, Ibu-ibu mendapatkan pelatihan dan ilmu bidang usaha rumahan yang prospeknya menguntungkan yakni pembuatan pentol bakso dan nugget dari ikan.
Sebelum duduk manis mendengarkan materi pelatihan, para peserta diajak berkeliling ke area-area penunjang pelatihan dan percontohan pertanian terpadu yang berada di dalam lingkup PPK Sampoerna. Disana terdapat banyak tanaman hijau nan asri dan teduh sehingga membuat siapapun betah berlama-lama mengelilingi areanya.
Meskipun area tanah PKK Sampoerna cukup luas, namun disana juga ada perkebunan sistem vertikultur, dimana tanaman ditanam tanpa menggunakan tanah. Tanaman sayur seperti sawi, tomat, cabe dan tanaman lain ditanam di dalam bambu dan paralon besar yang sedikit diberi media tanam. Sayuran-sayuran tersebut dapat tumbuh subur. Metode ini cocok digunakan oleh petani yang mempunyai lahan tanah terbatas.
PKK Sampoerna juga memiliki Kandang Sapi yang didalamnya terdapat sapi-sapi gemuk dan besar, Sapi-sapi tersebut digunakan untuk pelatihan penggemukan sapi, dan kotorannya dibuat untuk pupuk kandang serta biogas. Terdapat pula Area UFT (urine Fermentation Technology) yang digunakan untuk mengolah pupuk.
Ada pula Tempat Pengolahan pakan ternak, yang didalamnya terdapat bahan-bahan pakan berbasis local seperti Jagung giling, Tongkol jagung, ampas kecap, mineral mix, kapur pertanian, garam, kulit kopi dan lain-lain.
Para peserta pelatihan dari Desa Pucangro juga diajak berkeliling di area perikanan darat. Di sana terdapat kolam-kolam kecil yang berisi berbagai ikan. Masing-masing kolam hanya ada satu jenis ikan saja. Ikan belut juga dikembangkan biakkan disana. Perikanan yang diusahakan disana dikelola secara terpadu dan tanpa pestisida/bahan kimia sehingga ramah lingkungan.
Setelah puas berkeliling, kegiatan dilanjutkan dengan materi di dalam ruangan dan praktek langsung pembuatan produk yang dikehendaki. Sistem pelatihan yang ada di PPK Sampoerna dikembangkan berdasarkan konsep Sistem pertanian Terpadu (Integerated Farming System) dan Sistem Kejuruan Tepat guna (Vocational Traning System) sehingga mudah dipahami dan dimengerti.
Video tentang pelatihan selengkapnya dapat dilihat disini :



