Minggu, 03 Februari 2019

Pembuatan Sumur Resapan Sebagai Inovasi Desa Bidang Lingkungan

Pemerintah Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan terus melakukan inovasi untuk perkembangan Desa Pucangro tercinta. Salah satunya adalah dengan membuat sumur resapan air di rumah-rumah warga. Pembuatan sumur resapan air ini untuk mengantisipasi banjir di kala musim hujan dan mengatasi kekeringan di kala musim kemarau.



Menurut penuturan Kepala Desa Pucangro Bapak Zuli Kasmawanto, program inovasi pembuatan sumur resapan ini sebenarnya sudah dibahas dan direncanakan sejak tahun 2018 dan direalisasikan di awal Tahun 2019 ini. Pembuatan sumur resapan menjadi agenda rencana pembangunan jangka menengah desa.

Pelaksanaan kegiatan pembuatan sumur resapan ditandai dengan peletakan batu pertama pembuatan Sumur Resapan Air (SRA) di rumah Pak Meri pada Sabtu pagi (02/02/2019) oleh Kepala Desa Pucangro dan disaksikan segenap stokholder Pemerintah Desa dan masyarakat sekitar. Setelah peletakan batu pertama ini, nantinya pembuatan sumur resapan akan  merembet ke seluruh pekarangan rumah warga desa Pucangro.

Pembuatan sumur resapan air ini kelihatannya sederhana, namun memiliki manfaat dan kegunaan yang luar biasa. Dalam bidang lingkungan hidup, masyarakat desa Pucangro tentunya sangat terbantu dengan adanya sumur resapan ini. Sumur resapan yang di buat di masing-masing rumah penduduk akan dapat menyerap air hujan lebih cepat sehingga tidak menimbulkan genangan dimana-mana.



Resapan air yang disalurkan melalui sumur serapan tersebut nantinya juga bisa menjadi cadangan air bawah tanah, sehingga debit air senantiasa terjaga. Pada musim kemarau, air tersebut bisa disalurkan melalui mata air dan dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi kekeringan.

Sumur resapan air atau dalam bahasa kerennya disebut dengan Embung atau cekungan penampung (retention basin) dapat digunakan sebagai pengatur dan penampung suplai aliran air hujan serta dapat  meningkatkan kualitas air di badan air yang terkait (sungai, danau).

Pemerintah Desa Pucangro yang dipimpin oleh Kepala Desa Zuli Kasmawanto S.ip M.ip Pucangro rencananya akan merealaisasikan pembuatan sumur resapan di 635 KK (Kepala Keluarga) di Desa Pucangro. Dengan dana dari talangan anggaran desa sebesar Rp.15 juta, diharapkan pembuatan sumur resapan ini dapat dimanfaatkan untuk anak cucu kita nanti dalam jangka waktu yang panjang.

Yang unik dari inovasi pembuatan sumur resapan di Desa Pucangro ini adalah dari segi bahan-bahan yang digunakan. Bahan yang meliputi :  arang, pecahan batu kerikil, genting dan ijuk sangat ramah lingkungan. Disamping dapat menyerap debit air hujan secara maksimal, bahan batu kerikil yang diletakkan di bagian atas dapat digunakan sebagai terapi refleksi kaki.


Seperti diketahui, Refleksi kaki merupakan metode pengobatan klasik yang sudah dikenal luas di berbagai negara tak terkecuali di Indonesia. Terapi pijat refleksi dipercaya mampu mengobati berbagai keluhan penyakit dan sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Dengan adanya lapisan kerikil di atas sumur resapan, warga masyarakat Desa Pucangro bisa melakukan pijat refleksi kaki sendiri di lingkungan rumah dengan tanpa biaya. Jadi selain bermanfaat untuk lingkungan hidup, pembuatan sumur resapan bermanfaat juga untuk kesehatan.