Profil Desa

Desa Pucangro merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan Profinsi Jawa Timur. Desa Pucangro secara geografis merupakan dataran rendah yang terletak diketinggian laut 1,25 m. Terletak disebelah selatan pusat Kecamatan Kalitengah dengan jarak 10 km dan berada disebelah utara pusat pemerintahan Kabupaten  Lamongan yang berjarak 17 km.
Batas- batas wilaya administrasi Desa Pucangro adalah sebagai berikut : Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Pucangtelu Kec. Kalitengah & Desa Sungelebak Kec.Karanggenen.Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Geger Kec. Turi & Desa Banjarmadu Kec.Karanggeneng. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kalanganyar Kec. Karanggeneng. Sebelah Timur berbatasan dengan  Desa Karangwedoro Kec. Turi

Luas Wilayah 

Wilayah Desa Pucangro memiliki luas 218,42 Ha Mdan terdiri atas pemukiman, sawah, dll. Luas wilayah masing-masing adalah sebagai berikut : Sawah dan tambak : 187 Ha, Jalan : 5,2 Ha, Pemukiman : 28 Ha,Pasar 1 Ha, Pemakaman/kuburan  0,5 Ha, Lain-lain : 1,92 Ha
Kondisi alam Desa Pucangro di pengaruhi oleh iklim tropis dengan 2 musim, yakni musim kemarau dan musim hujan. Curah hujan pertahunnya adalah 229 mm dengan suhu rata-rata tiap hari adalah 25 hinggah 32 derajat celcius.

      Kependudukan/Populasi

Data penduduk sebagaimana data yang lain, sangat diperlukan dalam perencanaan dan evaluasi pembagunan dan juga sebagai sumberdaya manusia yang merupakan subyek sekaligus obyek dari suatau pembangunan dan kegiatan di desa. Data mengenai penduduk juga dapat dijadikan tolak ukur untuk menilai dan mempertimbangkan kecenderungan pemilih dalam kegiatan-kegiatan sosial dan politik.
Berikut akan dijelaskan komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin, tempat tinggal, pendidikan dan mata pencaharian serta kondisi sosial masyarakat.

1.      Komposisi Penduduk berdasarkan jenis kelamin

Menurut register tahun 2015, jumlah penduduk Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan adalah 2931 jiwa, dari jumlah penduduk tersebut sebanyak 1447 jiwa adalah penduduk jenis kelamin laki-laki dan sisanya 1484 jiwa adalah jumlah penduduk jenis kelamin perempuan. Penduduk tersebut terbagi dalam 838 kepala keluarga (KK). Penduduk Desa Pucangro hanya terdiri dari 1 dusun dan tinggal dalam 4 RW (Ruku Warga) yang terpencar dalam 14 RT (Rukun Tetangga)

2.      Komposisi Penduduk Berdasarkan Pendidikan 

      Dua tahun terakhir ini (2014-2016) tinkat pendidikan di Desa Pucangro setiap tahunya mengalami peningkatan. Tingkat kesadaran masyarakat Desa Pucangro yanag mulai tertata dan terakomodasi dengan baik. Hal itu membuat upaya peningkatan Sumberdaya Daya Manusia yang diharapkan mampu memiliki kualitas secara keilmuan dan moralitas. Dengan SDM yang tinggi masyarakat akan dapat lebih dewasa dan matang dalam berfikir.
Adapun tingkat pendidikan masyarakat Desa Pucangro berdasarkan regristasi pada tahun 2015 dapat dilihat pada tabel berikut :

Sumber: Data Monografi Desa 2016
ü  Tamat SD                          : 1.494 orang
ü  Tamat SMP /sederajat       : 340 orang
ü  Tamat SMA/sederajat       : 308 orang
ü  Tamat D1/D3                    : 59 orang
ü  Tamat S1   & S2                :    orang
ü  Tidak tamat SD                 :    orang
ü  Buta huruf                         :     orang

3.      Komposisi Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian

Apabila dilihat dari kondisi geografis, Desa Pucangro merupakan daerah agraris dengan sektor pertanian sebagai sentra perekonomian utama. Pertanian merupakan mata pencaharian yang utama penduduk Desa Pucangro namun ada juga yang bekerja disektor sektor lain. Sebagian besar masyarakat Desa Pucangro mempunyai mata pencaharian sebagai petani, baik sebagai buruh tani ladang, petani persawahan ataupun pertambakan. Pada sektor pertanian yang dihasilkan adalah tanaman padi dan jagung serta pertambakan yang menghasilkan ikan badeng, tombro, nila dan udang fanami.

4.      Komposisi Pemduduk Berdasarkan Kondisi Sosial

Penduduk yang dikatakan sejahtera menurut data monografi Desa Pucangro tahun 2015 berjumlah 82 KK, yang dikatakan kaya atau sejahtera II adalah 82 KK, sedangkan penduduk yang dikatakan dalam kategori sedang atau tidak terlalu kaya tidak miskin atau sejahtera III sebanyak 356 KK, penduduk yang dikatakan miskin atau Pra sejahtera sebanyak 356 KK.
Penduduk Desa Pucangro mayoritas beragama Islam. Adapun tingkat relegius keagamaanya sangat tinggi meskipun tidak ada pondok pesanteren di dalamnya. Tingkat keagamaannya dapat dilihat dari berbagai kegiatan keagamaan yang rutin diadakan. Ada juga organisasi organisasi keagamaan seperti kumpulan tahlilan, yasinan, fatayatan dll. Organisasi tersebut sangat mempengaruhi corak kehidupan masyarakat.

SARANA DAN PRASARANA

Sarana dan prasarana yang tersedia di Desa Pucangro sudah cukup memadai dibandingkan dengan desa desa lain disekitarnya. Dalam sarana keagamaan Desa Pucangro mempunyai 1 unit masjid di tengah desa dan 14 musholla/langgar yang dimiliki oleh tiap RT kecuali RT 2 RW 3 yang tidak memiliki mushollah.
Sarana pendidikan yang ada berjumlah 5 gedung sekolah yang terdiri atas 1 Sekolah Dasar Negeri, 1 Madrasah Ibtidaiyah, 2 Taman Kanak-kanak serta 1 Taman Pendidikan Al-Quran. Desa Pucangro tidak memiliki gedung sekolah Lanjutan Tingkat Pertama(SLTP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Di sebelah Desa Pucangro yang jaraknya kurang dari 1 km tepatnya di Desa Sungelebak sudah ada 3 Sekolah Lanjut Tingkat Pertamadan 3 Sekolah Menengah Umum (SMU) sehinggah pelajar dari Desa Pucangro dapat bersekolah di sana.
Sarana kesehatan ada Polindes (Poliklinik Desa) yang berjumlah 2 buah. Polindes terletak di sebelah barat dan di tengah desa sehinggah masyarakat dapat mengaksesnya dengan mudah. Sarana lain yang juga penting adalah 3 unit jembatan, 17 unit dam air serta 1 unit pasar yang beroprasi 5 hari sekali (khusus hari pasaran wage).
Desa Pucangro juga mempunyai potensi ekonomi yang sangat besar dibidang pertanian baik padi, jagung, palawija dan ikan air tawar (bandeng, tombro, nila dan udang fanami). Pasar Wage (nama pasar di Desa Pucangro) yang beroeprasi 5 hari sekali menjadi sentra perdagangan yang menguntungkan bagi masyarakat Desa Pucangro dan sekitarnya. Hasil pertanian dapat terjual dengan mudah dan penduduk pun mudah mendapatkan kebutuhan sehari-hari. Pendapatan dari pasar tersebut yang masuk ke kas desa dan menjadi pendapatan asli desa tetap tiap tahunya lebih dari 30 juta rupiah. Jumlah tersebut belum termasuk keuntungan  dan pendapatan pribadi masyarakat.
Jalan yaang ada didalam Desa Pucangro sepanjang 5,2 km, semuanya sudah berpaving.  Jalan yang berupa tanah hanya jalan jalan dipersawahan saja.
Desa Pucangro terletak pada jalur lintas antar desa menuju kota yang nantinya akan menjadi jalur lintas antar kota, sehingga berpotensi untuk pengembangan jasa, perdagangan dan juga dibidang industri. Jalan tersebut adalah jalur jalan raya lintas Paciran-Sukodadi.
Sarana penerangan secara keseluuhan telah memanfaatkan jaringan listrik PLN (Perusahaan Listrik Negara). Jaringan telekomunikasi juga telah terjangkau seluruh provider jaringan seluler baik CDMA maupun GSM. Masarakat hampir seluruhnya juga sudah memanfaatkan telpon seluler (ponsel) untuk saling berhubungan.